Instrumen Geospasial & Mitigasi

Peta Indikatif Rawan Konflik Lahan & SDA

Peta Indikatif Rawan Konflik memungkinkan identifikasi dini wilayah rentan terhadap sengketa pemanfaatan lahan dan kekayaan alam guna mendukung perencanaan pembangunan, perizinan investasi, dan perlindungan hak masyarakat.

Peta Interaktif Sebaran Risiko Nusantara
Klik pin wilayah untuk melompat ke analisis detail
Riau Jambi Sumsel Jawa Timur Kalbar Kalteng Kaltim Sulteng NTB Papua
Provinsi

Jawa Timur

Jember, Bondowoso & Banyuwangi
Risiko: Sedang
Sektor Dominan: Kehutanan Perhutani & Agroforestri
Indikasi Kasus Aktif: 9 Titik Konflik

Tuntutan pengakuan kelola perhutanan sosial dan redistribusi lahan bekas perkebunan.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Kalimantan Timur

Kutai Barat & Mahakam Ulu
Risiko: Sedang
Sektor Dominan: Pertambangan Batubara & Sawit
Indikasi Kasus Aktif: 5 Titik Konflik

Dampak operasional tambang pada sempadan sungai adat dan akses air bersih.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Lombok Utara & Bima
Risiko: Sedang
Sektor Dominan: Kawasan Konservasi & Wisata
Indikasi Kasus Aktif: 7 Titik Konflik

Sengketa zonasi taman nasional dan hak kelola mata air komunitas Sasak.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Jambi

Sarolangun & Batanghari
Risiko: Tinggi
Sektor Dominan: Kehutanan / HTI & Sawit
Indikasi Kasus Aktif: 6 Titik Konflik

Kawasan tumpang tindih izin konsesi HTI dengan wilayah kelola adat Bathin IX.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Kalimantan Barat

Ketapang & Sanggau
Risiko: Tinggi
Sektor Dominan: Perkebunan Kelapa Sawit & Hutan Adat
Indikasi Kasus Aktif: 7 Titik Konflik

Klaim tanah ulayat Dayak terhadap perluasan kebun sawit dan ketelusuran pasok.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Papua

Jayapura & Boven Digoel
Risiko: Tinggi
Sektor Dominan: Hutan Adat & Kelapa Sawit
Indikasi Kasus Aktif: 4 Titik Konflik

Penolakan pelepasan kawasan hutan adat seluas puluhan ribu hektar untuk perkebunan.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Sumatera Selatan

Musi Banyuasin & OKI
Risiko: Tinggi
Sektor Dominan: Hutan Tanaman Industri & Sawit
Indikasi Kasus Aktif: 5 Titik Konflik

Sengketa perbatasan wilayah adat dan konsesi perkebunan skala besar.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Kalimantan Tengah

Kotawaringin Timur & Seruyan
Risiko: Sangat Tinggi
Sektor Dominan: Kelapa Sawit & Gambut
Indikasi Kasus Aktif: 6 Titik Konflik

Kemitraan plasma sawit yang belum terealisasi dan tumpang tindih izin.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Riau

Pelalawan & Siak
Risiko: Sangat Tinggi
Sektor Dominan: Perkebunan Kelapa Sawit & Gambut
Indikasi Kasus Aktif: 8 Titik Konflik

Tekanan sengketa lahan gambut, tumpang tindih HGU dan klaim perkebunan rakyat.

Konsultasikan Wilayah Ini
Provinsi

Sulawesi Tengah

Morowali & Banggai
Risiko: Sangat Tinggi
Sektor Dominan: Pertambangan Nikel & Industri
Indikasi Kasus Aktif: 7 Titik Konflik

Alih fungsi lahan pertanian dan ruang tangkap nelayan akibat smelter.

Konsultasikan Wilayah Ini

Parameter Analisis Kerawanan Konflik

Penilaian kerawanan konflik didasarkan pada perpaduan parameter spasial resmi seperti Peta Batas Administrasi BIG, Peta Kawasan Hutan KLHK, izin Hak Guna Usaha (HGU) ATR/BPN, izin pertambangan minerba, kepadatan penduduk, serta sejarah dinamika sengketa tenurial masa lalu.

Tumpang Tindih Konsesi Analisis spasial perizinan ganda antara HTI, perkebunan sawit, dan IUP minerba.
Wilayah Adat & Ulayat Pemetaan partisipatif tanah adat berhadapan dengan penetapan sepihak kawasan hutan.
Kepadatan & Aksesibilitas Tekanan pertumbuhan demografi dan persaingan pemanfaatan ruang hidup masyarakat.
Ketelusuran Rantai Pasok Kepatuhan rantai pasok komoditas terhadap prinsip FPIC dan larangan deforestasi.